Illustrator Tutorial

Advertisements

Membuat Pattern (Make your own pattern)

Dalam Adobe Photoshop, kita selain dapat membuat brush seperti yang dijelaskan pada post dalam membuat brush, kita juga dapat membuat pattern sendiri. Pattern disebut juga dengan pola yang terus berulang.

Dalam posting saya sekarang, saya ingin membagikan cara untuk membuat pattern dengan menggunakan Adobe Photoshop (untuk yang belum menginstal Adobe Photoshop, dapat meng-downloadnya terlebih dahulu Adobe Photoshop CS3 portable yang tidak perlu Anda instal dalam komputer host di bagian tab Download).

Untuk dapat membuat pattern, terlebih dahulu Anda harus mengerti cara untuk membuat seleksi dan menggunakan menu yang terdapat dalam Adobe Photoshop agar lebih mempermudah Anda untuk mengikutinya. Tutorial pembuatan pattern akan saya jelaskan menggunakaan video yang telah saya siapkan untuk Anda.

Adobe Illustrator (What is Adobe Illustrator??)

Adobe Illustrator merupakan aplikasi editor grafis yang berbasis vektor yang dikembangkan dan dipasarkan oleh Adobe Systems.

Berikut ini adalah tampilan lembar kerja Adobe Illustrator:

Versi Adobe yang telah berhasil dirilis hingga saat ini adalah Adobe Illustrator CS4 (14.0), menggunakan bahasa pemograman C++. Aplikasi ini hanya dapat digunakan dalam komputer yang menggunakan sistem operasi Mac OS dan Microsoft Windows.

Format file atau ekstensi aplikasi ini adalah AI. Selain itu aplikasi ini juga dalam penggunaannya dapat dihubungkan dengan Adobe Photoshop yang juga dirilis dan dikembangkan oleh Adobe Systems.

Membuat Brush (Create Your Own Brush)

Pernah berpikir untuk membuat Brush sendiri??

Baik pernah atau tidak, dalam posting kali ini saya ingin mengajak pembaca untuk dapat juga membuat brush sendiri. Yang perlu pembaca lakukan adalah download Adobe Photoshop Portable di bagian Download jika belum mempunyai aplikasi yang akan kita gunakan. Kemudian setelah itu, silahkan ikuti video tutor di bawah ini.

Color Modes

Jenis-jenis Color Modes antara lain:
1. HSB

  • Hue yang adalah panjang gelombang sinar yang dipantulkan dari sebuah objek.
  • Saturation adalah kepekatan warna.
  • Brightness adalah terang dan gelap relatif dari suatu warna yang diukur dengan 0% (gelap) hingga 100% (terang).

2. RGB
Perpaduan dari 3 komponen dasar dari cahaya pada proporsi dan intensitas tertentu. RGB merupakan singkatan dari Red, Green dan Blue. Pada Adobe Photoshop, masing-masing komponen diukur intensitasnya dalam satuan pixel dengan range 0 (hitam) sampai 255 (putih).

3. CMYK
Merupakan mode warna yang berbasis pada kualitas penyerapan cahaya dari pewarnaan tinta yang dicetak pada kertas. CMYK merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow dan blacK. CMYK disebut juga warna subtractive karena apabila ketiga warna Cyan, Magenta, Yellow digabungkan maka akan menghasilkan warna hitam. Pada Adobe Photoshop, CMYK diukur dengan satuan persentase. Makin tinggi persentasenya maka warna komponen yang bersangkutan akan semakin gelap.

4. Lab
L yang merupakan singkatan dari Luminance dengan nilai antara 0-100. Sedangkan a (hijau hingga merah) dan b (biru hingga kuning) hernilai antara +120 hingga -120.

5. Grayscale
Grayscale mempunyai nilai Brightness antara 0 (hitam) kingga 255 (putih), dapat juga diukur dalam persentase 0% (putih) hingga 100% (hitam).

6. Indexed Color (Duotone)
Merupakan mode yang menggunakan paling banyak 256 warna. Konversi warna indexed color pada Adobe Photoshop berdasarkan CLUT (color lookup table) yang menyimpan dan meng-indeks semua warna gambar.

7. Multichannel
Mode ini menggunakan 256 level abu-abu dalam setiap channelnya.

C u on the next post…

Posted by Wordmobi

Perbedaan Bitmap dan Vektor

Pada dasarnya Computer Graphic terbagi menjadi 2 kategori utama, yakni Bitmap dan Vektor.

Bitmap atau disebut juga dengan Raster adalah image atau Picture Elements. Bitmap Graphic dapat dikatakan sebagai kumpulan dari pixels hingga membentuk sebuah image.

Bitmap adalah Resolution Dependent, yang artinya bahwa image yang tersusun mempunyai jumlah pixel yang tetap. Hal ini akan menyebabkan image yang mempunyai jumlah pixel sedikit akan terlihat pecah (terlihat kotak-kotak pixelnya) apabila image diperbesar.

Vector Graphic merupakan image yang terbentuk dari garis dan kurva. Pada image Vektor, gambar dapat di pindah, di-scale dan diubah warnanya tanpa kehilangan detail atau kualitas gambar. Vector Graphic merupakan Resolution Independent. Vector Graphic sangat cocok digunakan, seperti untuk pembuatan logo. Karena kebutuhan penggunaan logo sangatlah beragam, sehingga logo dapat diperbesar atau diperkecil.

C u on the next post…

Posted by Wordmobi