Color Modes

Jenis-jenis Color Modes antara lain:
1. HSB

  • Hue yang adalah panjang gelombang sinar yang dipantulkan dari sebuah objek.
  • Saturation adalah kepekatan warna.
  • Brightness adalah terang dan gelap relatif dari suatu warna yang diukur dengan 0% (gelap) hingga 100% (terang).

2. RGB
Perpaduan dari 3 komponen dasar dari cahaya pada proporsi dan intensitas tertentu. RGB merupakan singkatan dari Red, Green dan Blue. Pada Adobe Photoshop, masing-masing komponen diukur intensitasnya dalam satuan pixel dengan range 0 (hitam) sampai 255 (putih).

3. CMYK
Merupakan mode warna yang berbasis pada kualitas penyerapan cahaya dari pewarnaan tinta yang dicetak pada kertas. CMYK merupakan singkatan dari Cyan, Magenta, Yellow dan blacK. CMYK disebut juga warna subtractive karena apabila ketiga warna Cyan, Magenta, Yellow digabungkan maka akan menghasilkan warna hitam. Pada Adobe Photoshop, CMYK diukur dengan satuan persentase. Makin tinggi persentasenya maka warna komponen yang bersangkutan akan semakin gelap.

4. Lab
L yang merupakan singkatan dari Luminance dengan nilai antara 0-100. Sedangkan a (hijau hingga merah) dan b (biru hingga kuning) hernilai antara +120 hingga -120.

5. Grayscale
Grayscale mempunyai nilai Brightness antara 0 (hitam) kingga 255 (putih), dapat juga diukur dalam persentase 0% (putih) hingga 100% (hitam).

6. Indexed Color (Duotone)
Merupakan mode yang menggunakan paling banyak 256 warna. Konversi warna indexed color pada Adobe Photoshop berdasarkan CLUT (color lookup table) yang menyimpan dan meng-indeks semua warna gambar.

7. Multichannel
Mode ini menggunakan 256 level abu-abu dalam setiap channelnya.

C u on the next post…

Posted by Wordmobi

Advertisements

Perbedaan Bitmap dan Vektor

Pada dasarnya Computer Graphic terbagi menjadi 2 kategori utama, yakni Bitmap dan Vektor.

Bitmap atau disebut juga dengan Raster adalah image atau Picture Elements. Bitmap Graphic dapat dikatakan sebagai kumpulan dari pixels hingga membentuk sebuah image.

Bitmap adalah Resolution Dependent, yang artinya bahwa image yang tersusun mempunyai jumlah pixel yang tetap. Hal ini akan menyebabkan image yang mempunyai jumlah pixel sedikit akan terlihat pecah (terlihat kotak-kotak pixelnya) apabila image diperbesar.

Vector Graphic merupakan image yang terbentuk dari garis dan kurva. Pada image Vektor, gambar dapat di pindah, di-scale dan diubah warnanya tanpa kehilangan detail atau kualitas gambar. Vector Graphic merupakan Resolution Independent. Vector Graphic sangat cocok digunakan, seperti untuk pembuatan logo. Karena kebutuhan penggunaan logo sangatlah beragam, sehingga logo dapat diperbesar atau diperkecil.

C u on the next post…

Posted by Wordmobi